Sabtu, 27 Oktober 2012

Jaringan LAN


Latar Belakang Jaringan
Pada tahun 1940-an di Amerika ada sebuah penelitian yang ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersama. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, Dari sinilah maka muncul konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), bentuk pertama kali jaringan (network)  komputer  diaplikasikan.


Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. 


Selanjutnya ketika konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat maupun jaringan dengan penanganan komputer terpusat untuk melayani komputer lain yang terhubung dengan jaringan (Client to Server).  Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN (Local Area Network).
Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa ditingkat dunia yang disebut dengan istilah WAN (Word Area Network).

Mengenal Jaringan Komuter
Jaringan komputer adalah gabungan antara teknologi komputer dan teknologi informasi yang melahirkan pengolahan data mencakup database, aplikasi dan peralatan hardware secara bersamaan. Terdapat pula pola pengoprasian dalam teknologi jaringan komputer, antara lain :
1.      Peer to Peer adalah jaringan komputer dimana setiap komputer bisa menjadi server atau client
2.      Client to Server adalah jaringan komputer dimana ada satu komputer itu yang mengatur atau melayani komputer-komputer lain yang terhubung pada jaringan. Client to Server dapat di kategorikan :
      Server Dedicated, dimana komputer server bisa difungsikan sebagai workstation
      Server  non Dedicated, dimana selain komputer server bertindak sebagai  server dan administrator juga dapat digunakan sebagai workstation

Jenis-Jenis Jaringan
  1. Local Area Network (LAN)
Merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai 1 Km dengan bantuan alat-alat pendukung. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan  workstation  dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya  (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

  1. Metropolitan Area Network (MAN)
Pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel dengan kisaran jarak sampai 100 Km.

  1. Wide Area Network (WAN)
Jangkauannya mencakup daerah  geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

  1. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan  sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. 
Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang  seringkali tidak  compatibel  dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut  gateway  guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang  terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

  1. Intranet
Pada dasarnya merupakan versi internet yang dikembangkan untuk kepentingan instansi-instansi terkait untuk menghubungkan antar kantor atau gedung dan hanya yang di beri izin (karyawan) yang dapat mengakses jaringan intranet ini.

Topologi
Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan  komputer lainnya sehingga membentuk jaringan, terdapat dua jenis topologi :

1.          Topologi fisik, cara yang digunakan dalam menghubungkan   workstation dalam jaringan
       Topologi Bus

Jaringan yang tersambung pada satu garis lurus menggunakan media penghubung kabel coaxial dengan konektor BNC, terminator BNC, T-BNC untuk menghubungkan node-node.
Karakteristik :
a.             Satu kabel dimana di ke-dua ujungnya tertutup
b.            Sederhana dalam installasi
c.             Signal 2 arah memungkinkan terjadinya collision
d.            Satu segment terputus jaringan berhenti
e.            Jalur transmisi dimana sinyal diterima dan dikirim pada setiap alat yang terhubung dalam satu garis
  
       Topologi Ring
  
Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer  lain, bila alamat-alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.
Karakteristik :
a.             Lingkaran tertutup berisi workstation
b.            Layout sederhana
c.             Signal mengalir saru arah menghindarkan terjadinya colution
d.            Satu segment kabel terputus jaringan akan terhenti
  
       Topologi Star

Pada topologi Star, masing-masing  workstation dihubungkan secara langsung ke server atau HUB. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.     Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak Convert to mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
Karakteristik :
a.             Workstation berkomunikasi langsung dengan concentrator
b.            Mudah dikembangkan
c.             Satu kabel terputus tidak mengganggu jaringan
  
       Topologi Extended Star
                        Topologi ini adalah hasil pengembangan dari topologi star

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar